Berbagi Pengalaman dengan Generasi Muda
Presiden Joko Widodo berbagi pengalamannya menjadi seorang
wirausaha dalam acara 'Entrepreneurs Wanted' yang digelar di Sasana Budaya
Ganesha, Institut Teknologi Bandung (ITB), Senin (18/12/2017). Sebagai seorang
wirausaha sukses yang sudah menjalani usaha selama 27 tahun, tentu Jokowi
mengetahui dengan pasti seluk-beluk dalam berwirausaha. Ia pun tak segan
menceritakan pengalamannya kepada ribuan generasi muda (milenial) yang hadir.
"Saya tahu
betul bagaimana cari modal usaha di awal-awal, kemudian keliling cari pembeli,
perizinan yang rumit, mengisi SPT pajak, mengurus karyawan, membeli alat
produksi," ( Presiden Joko Widodo )
Oleh karena itu, dalam kesempatan tersebut, beliau mengajak para
milenial untuk berinovasi mencari peluang-peluang usaha dengan cara-cara yang
baru dan berbeda. Apalagi menurut data World Bank, saat ini jumlah wirausaha di
Indonesia hanya sekira 3,3 persen. Sedangkan Singapura sebanyak 7 persen,
Malaysia 5 persen, dan Thailand 4,5 persen.
"Ke depan
digital economy memberikan kesempatan ke anak muda. Lima tahun ke depan ada
peluang USD130 miliar di negara kita, betul Pak Rudi (Rudiantara,
Menkominfo)?" (
Presiden Joko Widodo )
Presiden pun mengapresiasi sejumlah wirausaha muda Tanah Air yang
telah sukses memulai usaha dan memiliki brand value bernilai miliaran rupiah.
Tak terkecuali putra kandungnya, Gibran Rakabuming Raka yang berhasil
mengalahkan brand value usaha miliknya. Melihat
hal tersebut, Presiden berpesan kepada para milenial untuk berani mengubah
paradigma dan pantang menyerah dalam memulai usaha. Salah satunya dengan
memanfaatkan kebebasan interaksi dan ekspresi tanpa batas dengan speed yang
tinggi yang ada saat ini untuk terus belajar dan berusaha dimanapun, kapanpun,
dan kepada siapapun.
"Yang paling
penting mengubah paradigma, setelah kuliah mau apa jangan sampai semua mau jadi
pegawai. Jadilah entrepreneur sebagai pilihan, bukan keterpaksaan," ( Presiden Joko Widodo )
Presiden menyempatkan diri berbincang-bincang edukatif dengan
sejumlah wirausaha muda yang hadir. Di antaranya Fatimah Afranolema Atma, siswi
SMA Negeri 1 Kota Bandung, Jawa Barat. Dalam interaksinya, Presiden Jokowi
terkesan dengan usaha yang dijalani Fatimah selain berjualan tas, yaitu
mengembangkan usaha orang tuanya di bidang pelayanan jenazah. Mulai dari kain
kafan, tikar pandan, hingga kapur barus yang dijualnya secara daring.
Fatimah juga memiliki rencana untuk mengembangkan usahanya ke sejumlah
masjid yang ada di Indonesia. Mendengar rencana tersebut, Presiden Jokowi pun
segera memberikan sarannya agar Fatimah juga bekerja sama dengan sejumlah rumah
sakit yang ada di Tanah Air.
Banyak orang tahu, sifat rakyat Indonesia yang
suka memberontak dan sulit diatur, maka dari itu Presiden Ir. H. Joko Widodo memimpin bukan dengan tangan besi melainkan
melalui pendekatan teratur yang lebih tegas. Tegas disini bukan diartikan
sebagai tindakan keras melainkan dengan berpendirian serta tidak terpengaruh
dari omongan luar.
Menurut kebanyakan masyarakat pelajar, cara
kerja Jokowi cukup tegas dalam memutuskan masalah, walaupun dengan gaya
bicaranya yang berbeda dengan Presiden sebelumnya. Dia sudah lebih baik dan
bisa mengatasi utang-utang negara. Bahkan ia lebih bisa mendekat dan
memperhatikan masyarakat. Dan kelebihan lainnya ia tidak banyak bicara tetapi
langsung melakukan kerja.
Sistem kerjanya juga cenderung lebih baik
daripada kabinet sebelumnya. Presiden Jokowi lebih tertata dalam pemerintahannya,
lebih mengutamakan awalan yang baik serta proses jalannya pemerintahannya juga
baik. Bila ada yang kurang baik, tindakan tepat dan cepat selalu diutamakan. Terbukti saat ia me-reshuffle
kabinetnya karena merasa kurang cocok. Ia lebih suka bekerja dengan orang-orang
yang memiliki pandangan dan etos kerja yang sama seperti dia sehingga dengan
cara seperti itu dinamika dalam membangun negara Indonesia lebih cepat dan
mudah terealisasi.
Presiden Joko Widodo
merupakan sosok Presiden yang mementingkan keadilan dan kesejahteraan rakyat.
Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang bisa dibilang baru sebentar ini juga
telah menghasilkan perubahan-perubahan yang bermanfaat bagi rakyat. Memang
dalam melakukan perubahan ini tidak jarang terjadi banyak protes dari masyarakat
yang muncul, baik dari dalam maupun luar negeri.
Pembenahan yang dilakukan dalam mencapai
perubahan tersebut memang sedikit radikal, namun itu adalah salah satu wujud
usaha dari pihak pemerintahan untuk menegakkan hukum yang ada di negara kita demi
kebaikan bersama.
Selain itu, pemerintahan Presiden Ir. H. Joko Widodo sudah bagus karena mengutamakan hal yang
dibutuhkan oleh masyarakat. Walaupun banyak lawan politik yang menjatuhkan dia,
tetapi ia tidak terpengaruh dan tidak terlalu memikirkannya. Ia juga seorang
yang jujur dan tidak ada keinginan untuk mengkorupsi uang rakyat. Ia seorang
yang cerdas, rendah hati dan program kerjanya pun pelan-pelan tetapi
terlaksana. Ia pekerja keras dan yang lebih luar biasanya lagi ia tidak
melupakan dari mana ia berasal, sehingga ia peduli terhadap orang kecil. Ia pun
juga tidak enggan untuk berdampingan dengan orang-orang minoritas.
Jadi dapat kita simpulkan bahwa setiap
Presiden pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, baik dari dalam
maupun dari luar. Memang berbeda dengan Presiden lain yang memimpin Indonesia
dengan cara yang sama dari tahun ke tahun.
Cara memimpin Presiden Ir. H. Joko Widodo memiliki ciri yang berbeda dengan Presiden
yang dulu. Walau ada beberapa masyarakat yang sudah dapat merasakan perbedaan
kepemimpinan, tetapi masih ada pula masyarakat yang merasa nyaman dengan cara
kepemimpinan Presiden terdahulu.
Dunia seakan terkejut karena ada sosok pemimpin baru yang muncul.
Memang benar pepatah mengatakan, pemimpin yang baik itu datang pada saat yang
tak diduga – duga. Tak tanggung –tanggung sosok ini berasal dari masyarakat
bawah, non elite
partai, dan juga bukan dari berasal dari keluarga bangsawan atapun raden.
Seorang tokoh yang benar – benar lahir dari rakyat, bertubuh
kurus, berbadan bungkuk, dan tinggi tetapi jiwa dan nyalinya tak patut dianggap
biasa. Jiwanya berapi – api membangun Bumi Pertiwi, semangatnya tak pernah
padam dengan selalu berhubungan langsung dengan masyarakat.
Presiden Ir.
H. Joko Widodo terhadap dinamisnya ekonomi
global yang semakin tak menentu malah membuat Presiden Ir.
H. Joko Widodo semakin merapatkan barisan,
bekerja bersama – sama, gotong royong untuk bersama memajukan ekonomi nasional
yang berdikari dan berkeadilan.
Di saat banyak negara lain yang mengalami krisis global, Presiden Ir.
H. Joko Widodo sebagai kepala negara dan kepala
pemerintahan di republik ini masih stabil dan malah tumbuh diatas 5 %. Ini
semua adalah peran dari semua kalangan yang ada. Tidak hanya dari Presiden Ir.
H. Joko Widodo saja selaku kepala negara dan
kepala pemerintahan yang menjalankan fungsinya serta tugasnya untuk
mensejahterakan rakyat, masyarakat juga turut berperan aktif dalam pembangunan
perekonomian nasional.
Karena masyarakat yang didalamnya ada banyak pengusaha –
pengusaha yang sangat menjadi pemain utama sistem perekonomian memiliki rasa
optimis terhadap apa yang telah dilakukan pemerintah. Pengusaha dan pemerintah
mampu bersinergi dengan baik dibawah kepemimpinan Presiden Ir. H. Joko Widodo yang notabene berasal dari kalangan pengusaha. Optimis di atas 5 % itu
adalah target yang tak mudah. Tetapi bisa diraih dengan semangat yang sama
serta tujuan yang sama yaitu untuk memajukan Republik Indonesia.
Presiden Ir. H. Joko Widodo terbilang sukses dengan sejumlah
paket ekonominya dari jilid 1 sampai 15 yang diharapkan mampu merangsang
pertumbuhan dan perbaikan sistem ekonomi yang ada. Itulah yang membuat dunia
juga kagum terhadap Presiden Ir. H. Joko Widodo beserta jajaran menterinya. Mampu meyakinkan banyak kalangan
bahwa negara berkembang seperti Indonesia mampu menyaingi negara – negara maju
seperti Jepang, Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis.
Indonesia mampu meraih peringkat tiga besar peringkat ekonomi
dibawah India, dan Tiongkok. Menteri Keuangan RI mengatakan bahwa pertumbuhan
ekonomi Indonesia diantara anggota G20 termasuk the best 3 karena
pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2016 sebesar 5,09 %. Dia mengatakan bahwa
faktor pendorongnya adalah konsumsi pemrintah dan rumah tangga yang kebetulan
masih cukup dominan , apalagi inflasi yang dinilainya tetap terjaga dengan baik.
Presiden Ir. H. Joko Widodo selalu tampil yang terdepan
menjelaskan tentang kondisi Indonesia dan potensi potensinya. Investasi adalah
modal utama untuk membangun, oleh karena itu Presiden diforum forum
internasional dengan pengusaha – pengusaha dari negara lain untuk mengajak
berinvestasi di Indonesia, mengingat perekonomian Indonesia yang semakin
membaik dan komitmen pemerintah untuk membangun dibidang infrastruktur seperti
jalan tol, bandara, dan pelabuhan karena menjadi prioritas selama 5 tahun masa
jabatan Presiden Jokowi .
Di setiap KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) internasional Presiden Ir. H. Joko Widodo selalu menjadi pembicara utama,
apalagi isu yang dibahas seputar counter terorism, perekonomian global, dan soal iklim
dunia. Seperti yang terjadi pada saat KTT G20 di Hamburg, Jerman kemarin,
Jokowi mengemukakan pentingnya deradikalisasi, Presiden mengatakan bahwa hanya
3 dari 560 mantan aktor teroris, atau hanya 0,53 % yang berkinginan melakukan
aksi terorisme kembali.
Karena menurut Presiden Ir. H. Joko Widodo yang menyatakan bahwa sejarah
telah mengajarkan kita bahwa senjata dan kekuatan militer tidak bisa
memberantas terorisme. Pikiran sesat hanya bisa dikoreksi dengan cara berpikir
yang benar.
Dan tak kalah penting sebagai penduduk mayoritas muslim terbayak
di dunia untuk bersama menyebarkan berita perdamaian dan toleransi pentingnya
kerukunan beragama menjadi hal yang dasar untuk menangkal aksi terorisme sejak
dini, oleh karena partisipasi masyarakat sangat penting bagi kemakmuran negeri.
Pada dasarnya, ketenaran Presiden Ir. H. Joko Widodo dimata dunia sekaligus secara otomatis meningkatkan citra positif
Indonesia di negara lain. Indonesia dianggap menjadi bangsa yang sejajar dengan
bangsa lain dan mudah dikenali sebagai negara majemuk yang mempunyai beribu
pulau, ratusan suku bangsa dan bahasa, pernyataan itulah yang selalu menjadi
kalimat pembuka Presiden Ir. H. Joko Widodo saat memulai pembicaraanya di
forum ataupun KTT internasional.
Citra positif itu diharapkan mampu meningkatkan image Indonesia
sehingga banyak orang yang berlibur di Indonesia, banyak orang membeli barang
buatan Indonesia sehingga mampu mengdongkrak perekonomian Indonesia.
Jadi, citra positif Presiden Ir. H. Joko Widodo sebagai presiden yang benar berasal dari kalangan masyarakat biasa
mampu menunjukkan sumbangsihnya dalam 3 tahun ini kepada Indonesia dengan
tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah Indonesia yang menduduki
peringkat pertama di dunia hasil survei yang dilakukan oleh Gallup World Poll
(GWP).
Dunia seakan telah memberikan harapan baru dengan jargon“A new hope”
dimajalah times, Presiden Ir. H. Joko Widodo diharapkan membawa terpaan angin
segar bagi keberlangsungan pembangunan di Indonesia dari seluruh sektor yang
ada. Pemerintah harus terus percaya diri, terus optimis dalam membangun negeri
untuk menuju Indonesia yang maju, berkarakter, dan berkepribadian yang luhur
sesuai dengan cita –cita bangsa Indonesia.
Pertemuan Jokowi dengan tiga pemimpin negara itu membuktikan dirinya
mulai diperhitungkan dunia. Pertemuan
bilateral dengan PM Abe, Presiden Obama, dan Presiden Putin berlangsung di
sela-sela kehadiran Presiden di KTT APEC di Beijing, Tiongkok. Ketiga pemimpin
negara itu memberikan penegasan akan arti penting Indonesia sebagai mitra
strategis di kawasan. Mereka juga menyampaikan keinginan untuk berkontribusi
dalam pembangunan di Indonesia.
Penegasan sebagai sesama negara maritim dari PM Abe itu menjadi
kontekstual mengingat Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Ir. H. Joko Widodo berambisi mengembalikan kejayaan maritim
Indonesia. Tak hanya itu, Jokowi juga memiliki visi untuk mewujudkan Indonesia
sebagai poros maritim dunia. Di sisi lain, Tiongkok yang menjadi kompetitor
Jepang di kawasan Asia Timur juga memiliki konsep Jalur Sutra Maritim Abad
Ke-21. Sehari sebelumnya, Minggu, Presiden Ir. H. Joko Widodo memenuhi undangan pertemuan bilateral dari Presiden
Tiongkok Xi Jinping dan PM Tiongkok Li Keqiang.
Selanjutnya Abe menyampaikan, melalui investasi Jepang ke Indonesia,
Pemerintah Jepang ingin berkontribusi di bidang industri dan pembangunan sumber
daya manusia Indonesia. Tawaran itu pun
disambut baik Presiden Jokowi mengingat Indonesia masih membutuhkan investasi
besar untuk industri.
Saat membuka pertemuan dengan Presiden Ir. H. Joko Widodo, Presiden Obama mengapresiasi
pemilu dan transisi demokrasi di Indonesia serta toleransi dan pluralisme
Indonesia yang menjadi contoh bagi dunia. "Saya tahu Presiden Ir. H. Joko Widodo mempunyai
agenda dan berambisi tentang pembaruan untuk membawa kesejahteraan rakyat
Indonesia, dan AS ingin berpesan bahwa AS ingin menjadi mitra dan menjadi
bagian dari pembaruan itu," kata Obama.
Pada kesempatan itu, Obama juga mengapresiasi kepemimpinan Indonesia
dalam hal-hal yang menyangkut permasalahan kawasan Asia Tenggara ataupun internasional. Sebagai pemimpin dalam ASEAN,
Indonesia dipandang tetap memainkan peranan penting di kawasan, termasuk
keamanan maritim. AS memandang penting adanya kebebasan navigasi dan ketaatan
pada norma internasional serta penyelesaian sengketa secara damai.
Asa akan stabilitas keamanan yang lebih baik juga disampaikan
Presiden Jokowi. "Kita ingin stabilitas keamanan kita lebih baik. Makanya,
kerja sama di kawasan akan ditingkatkan, terutama di bidang keamanan,"
katanya. Pertemuan dengan Jokowi menjadi pertemuan bilateral pertama Obama
dengan pemimpin negara lain yang hadir di KTT APEC di Beijing. Pertemuan
bilateral itu digelar sekitar dua jam setelah Obama tiba di Beijing. Saat
membuka pertemuan bilateral dengan Jokowi, Presiden Putin lebih fokus pada
kerja sama ekonomi yang sedikit menurun akhir-akhir ini.
Namun, Putin memandang, kondisi itu lebih disebabkan perkembangan ekonomi
dunia secara menyeluruh. "Kita ingin membahas bagaimana kita bisa
memperbaiki situasi tersebut," kata Putin. Saat mengikuti jamuan makan
malam pemimpin ekonomi di KTT APEC, Senin malam, Presiden Ir. H. Joko Widodo berada tepat di sisi kanan Presiden Xi
Jinping. Di sebelah kanan Jokowi ada
Presiden Obama dan di sebelah kiri Presiden Xi duduk Presiden Putin.
Obama Sebut Presiden Joko Widodo Sosok Tenang dan Berintegritas:
Hal ini secara lantang disampaikan mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama di Kongres Diaspora Indonesia, di Jakarta, 1 Juli 2017 lalu. “Sejak kami bekerja bersama, saya selalu melihat pribadi yang tenang, penuh integritas, seseorang dengan disiplin yang tinggi,” ujar Obama, seperti dikutip dari Kompas.com.
Kata-kata Obama tersebut mendapat sambutan
meriah dari para hadirin yang sebagian besar adalah diaspora. Para hadirin
bertepuk tangan saat Obama mengutarakan pendapatnya mengenai orang nomor satu
di Indonesia itu. Obama juga memuji kepemimpinan Presiden Ir. H. Joko Widodo selama lebih
kurang tiga tahun terakhir. Obama memuji pembangunan ekonomi, infrastruktur,
dan sumber daya manusia yang dilakukan Jokowi.
PM
Selandia Baru John Key Sebut Kepimpinan Jokowi Terasa Hingga Lingkup ASEAN: Perdana Menteri Selandia
Baru John Key dalam kunjungannya ke
Indonesia Juli tahun lalu melontarkan pujian terhadap sosok Presiden Ir. H. Joko Widodo.
Ia menyebut, kepemimpinan Presiden Ir. H. Joko Widodo tidak hanya terasa di Indonesia, tetapi juga
terasa di Asia Tenggara. “Kepemimpinan Presiden Ir. H. Joko Widodo tidak
hanya ditunjukkan di Indonesia, tetapi juga di ASEAN,” ujar Key.
Key juga menyebut, suara Indonesia demikian
lantang di Asia Tenggara. Hal itu lantaran sosok Presiden Ir. H. Joko Widodo yang terbilang
muda, tetapi tetap mampu mewujudkan percepatan ekonomi Tanah Air.
Presiden Bank
Dunia Jim Yong Kim Sebut Kepemimpinan Presiden Ir. H. Joko
Widodo Sangat Bagus:
Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim
sempat melontarkan pujian terhadap
gaya kepemimpinan Presiden Ir. H. Joko Widodo yang
dinilai sangat bagus. Kim memuji berbagai kemajuan yang dicapai Indonesia di
bawah kepemimpinan Presiden Ir. H. Joko Widodo, antara lain di bidang infrastruktur. Presiden
Bank Dunia Jim Yong Kim saat diterima Presiden Ir. H. Joko Widodo di
Istana Merdeka beberapa waktu lalu. Hal itu disampaikan Kim saat bertemu Presiden Ir. H. Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, 26 Juli lalu. “Pak
Kim melihat Indonesia dapat menjadi model bagi negara lain, karena kepemimpinan
Presiden Ir. H. Joko
Widodo sangat
bagus,” kata Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan saat memberikan keterangan
pers di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/7), dilansir dari investor
daily.
Presiden
Prancis Francoise Hollande Puji Cara Jokowi handle Persoalan Terorisme:
Dalam pertemuan
KTT G7 tahun lalu, Presiden Ir. H. Joko Widodo sempat
melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Francoise Hollande.
Sejumlah isu bilateral disampaikan dalam pertemuan tersebut.
Presiden Prancis Francoise Hollande
dalam kunjungan kenegaraannya ke Indonesia beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, salah satu yang
disepakati adalah peningkatan kerja sama melawan terorisme. Masalah tersebut
merupakan persoalan yang terus dihadapi Prancis dan RI. Kesempatan itu
digunakan Hollande untuk memuji Jokowi terkait caranya menangani persoalan
terorisme. “Kami sangat mengapresiasi pendekatan Presiden Ir. H. Joko Widodo yang mengedepankan pendekatan komprehensif
berupa softpower dan hardpower,” kata Hollande.
Bos
Facebook Mark Zuckerberg Puji Blusukan Ala Jokowi:
Pendiri jejaring
sosial Facebook, Mark Zuckerberg, menilai, Presiden Ir. H. Joko Widodo memiliki perspektif luar biasa mengenai
aktivitas media sosial. Zuckerberg melihat betapa besarnya pengaruh Presiden Ir. H. Joko Widodo
untuk menggerakkan kampanye pemilihan Presiden melalui jejaring sosial,
termasuk Facebook, untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat Indonesia. Presiden
Jokowi dan Bos Facebook Mark Zuckerberg sempat blusukan bersama di Tanah Abang
beberapa waktu lalu.
“Dia menggerakkan kampanye pemilihan
presidennya melalui Facebook dan internet untuk berkomunikasi dengan 250 juta
warga Indonesia,” tulis Zuckerberg dalam laman Facebook-nya, pada 2014 lalu.
Zuckerberg menyatakan, kunjungannya ke
Indonesia untuk melakukan pertemuan dengan pengembang, rekanan, dan pimpinan
pemerintah mengenai Internet.org. Salah satu yang ia temui adalah Presiden Ir. H. Joko Widodo.
Zuckerberg mengatakan, mereka lantas berdiskusi mengenai keuntungan dan
tantangan mengenai cara menghubungkan masyarakat Indonesia.
Dalam laman Facebook-nya, Zuckerberg bercerita
bahwa ia sempat mengikuti Presiden Ir. H. Joko Widodo blusukan di Pasar Tanah Abang. Menurut Zuckerberg, blusukan
merupakan cara yang mengagumkan untuk berhubungan langsung dengan rakyat.
“Dia (Presiden Ir. H. Joko Widodo ) baru saja meluncurkan ‘e-blusukan’,
jadi dia bisa berhubungan dengan seluruh warga Indonesia secara online
seperti melintasi Nusantara,” kata Zuckerberg.
Berkembangnya media sosial saat ini membuat pemimpin dunia
ramai-ramai tak mau kalah untuk membuat akun media sosial juga seperti rakyatnya.
Hampir 90 persen pemerintah di dunia memiliki akun Facebook resmi.
Bahkan tercatat ada 87 kepala negara, 82 kepala pemerintahan, dan 51 menteri
luar negeri yang memiliki laman pribadi di Facebook. Penelitian Twiplomacy dari
Burson-Marsteller, menemukan bahwa ada 169 dari 193 negara-negara anggota PBB
memiliki akun Facebook resmi pada Januari 2016.
"Banyak manfaat yang dapat dipelajari oleh korporasi, NGO dan
sektor-sektor lainnya dari cara pemerintah dan para pemimpinnya menggunakan
Facebook. Dengan menunjukkan sisi kemanusiaannya, mereka menciptakan hubungan
yang lebih dekat dengan rakyatnya" ujar Donald A. Baer, Worldwidw Chair
dan CEO Burson-Marsteller.
Presiden Amerika Serikat yaitu Barack Obama, menjadi pemimpin
dunia paling populer di Facebook dengan 46 juta likes pada laman kampanye-nya.
Banyaknya likes laman Barack Obama ini hampir disusul oleh Perdana Menteri
India, Narendra Modi dengan 31 juta fans pada laman pribadinya dan 10,1 juta
fans di laman insitusionalnya.
Setelah dua pemimpin tersebut, Presiden Turki Racep Tayyip
Erdogan, Presiden Indonesia Joko
Widodo, dan Presiden Mesir Abdel Fattah
el-Sisi melengkapi daftar 5 besar pemimpin dunia yang paling populer. Ya, Presiden Ir.
H. Joko Widodo mencatat lebih dari 6 juta likes.
Di Asia, Presiden Ir. H. Joko Widodo menduduki posisi kedua setelah Narendra Modi dari India sebagai
pemimpin yang paling disukai. Setelah Presiden Ir. H. Joko Widodo, ada Noynoy Aquino dari Filipina dan Presiden India, Pranab
Punjabi yang paling disukai
Seperti
inilah Presiden Ir. H.
Joko Widodo dimata dunia,
meskipun sering dicaci di negeri sendiri tampang ndeso, agak bloon,
dan banyak yang bilang kurang tegas.
Apa kata dunia kalau Indonesia dipimpin Presiden Ir. H.
Joko Widodo ??? pertanyaan pesimis tentang kepemimpinan Presiden Ir. H. Joko Widodo, namun ternyata orang yang satu ini
memiliki reputasi yang luar biasa
dimata dunia.
Keriuhan
linimasa di semesta Twitter ikut dimanfaatkan para pemimpin dunia. Media sosial
ini digunakan mereka untuk membantu menggulirkan agenda politik mereka, mulai
dari menyosialisasikan program kerja hingga membangun citra di hadapan publik. Twitter pun merilis daftar nama-nama pemimpin
dunia yang paling banyak dibicarakan sepanjang tahun ini.
Presiden
Amerika Serikat Donald Trump merupakan pemimpin dunia yang paling banyak
disebut di Twitter. Akun resminya, @realDonaldTrump tercatat memiliki followers
sebanyak 44 juta. “Berbagai tweet-nya selalu menciptakan percakapan
global,” sebut Cipluk Carlita, Communications Manager Twitter Indonesia &
Philipine dalam siaran pers yang diterima Tirto, Rabu (6/12/2017).
Bersanding
dengan Trump, Emmanuel Macron, dan Theresa May; Presiden Ir. H. Joko Widodo juga ikut masuk
di antara nama-nama pemimpin dunia yang ramai disebut di Twitter. Akun
resminya, @jokowi, kini diikuti sebanyak 9,14 juta followers.
Melalui
akun Twitternya, Presiden Ir. H. Joko Widodo kerap mengunggah cuitan terkait kunjungan
kenegaraan dan program kerjanya baik saat di Istana Negara maupun berada di
daerah-daerah. Pada
tweet terkahirnya, 4 Desember 2017, Jokowi mengabarkan dirinya yang
sedang “blusukan” ke Bandung dan berencana membangun kolam resapan pengendali
banjir.
Sebelumnya,
di hari yang sama, Jokowi mengunggah foto saat dirinya bersama menteri-menteri
mengunjungi Sejiwa Coffe untuk mencicipi kopi asli Indonesia yang berasal dari
Gunung Puntang Jawa Barat. “Katanya, kopi terbaik & termahal di dunia. Raos
pisan euy...,” tuturnya. Adapun nama-nama pemimpin dunia yang paling
banyak dibicarakan di Twitter tahun ini, sebagai berikut :
1.
Donald Trump (
@realDonaldTrump )
2.
Narendra Modi
(@narendramodi )
3.
Nicolas Maduro
(@NicolasMaduro )
4.
Recep Tayyip
Erdogan ( RT_Erdogan )
5.
Emmanuel Macron
(@EmmanuelMacron )
6.
Enrique Pena
Nieto ( @EPN )
7.
Mauricio Macri (
@mauriciomacri )
8.
Theresa May (
@theresa_may )
9.
Juan Manuel
Santos (JuanManSantos)
10.
Presiden Ir. H. Joko Widodo (@jokowi )
Inilah 10 Kehebatan Presiden Ir. H. Joko Widodo Yang Membuat Dunia Takut Dengan
Indonesia :
1.
Presiden Ir. H. Joko Widodo akhirnya
'galak' Setelah China Claim Pulau Natuna Miliknya Presiden Ir. H. Joko Widodo akhirnya
menegaskan sikap dalam kisruh Laut China Selatan, setelah lima bulan menjabat.
Dalam wawancara dengan Surat Kabar Jepang, Yomiuri Shimbun, Senin (23/3), Presiden Ir. H. Joko Widodo menilai China perlu hati-hati
menentukan peta perbatasan lautnya. Indonesia
merupakan salah satu negara yang terancam dirugikan karena aksi China
menggambar sembilan titik wilayah baru di Kepulauan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Jika dilihat
sekilas, perairan kaya gas itu terkesan masuk wilayah kedaulatan China. Menurut
Kementerian Luar Negeri, klaim China melanggar Zona Ekonomi Eksklusif milik RI. Indonesia
sudah mengajukan keberatan atas sembilan titik itu pada 2009 ke Komisi Landas
Kontinen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Adapun, hubungan RI-China relatif
masih baik dalam isu Laut China Selatan, dibandingkan sengketa yang terasa
antara China-Vietnam atau China-Filipina.
Dasar China menggambar
sembilan titik itu didasarkan pada klaim mereka atas Kepulauan Spratly. Pulau
ini masih dalam status sengketa dengan Filipina serta Vietnam. Bila China bisa
lebih arif saat menghadapi sengketa Laut China Selatan, menurut Presiden Ir. H. Joko Widodo.
2.
Perekonomian Indonesia Ternyata Ditakuti Di
ASEAN Boleh saja masyarakat Indonesia
ketar-ketir menghadapi era keterbukaan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akhir
2015. Tapi nyatanya, justru negara-negara
tetangga yang kini takut dengan Indonesia. Setidaknya itulah informasi
yang diperoleh Presiden Ir. H. Joko Widodo alias Jokowi.
“Banyak yang khawatir menghadapi Singapura, Malaysia, Brunei, semua ada rasa
khawatir. Saya ketemu kepala negara di ASEAN. Waktu di Brisbane (Australia),
Singapura, Beijing, apa yang mereka buka, mereka juga takut. Mereka takut sama
kita,” kata Presiden Ir. H. Joko Widodo saat menerima
delegasi pengurus DPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), di Istana
Jakarta, Senin (6/4/2015).
Karena itu Presiden Ir. H. Joko Widodo mengajak semua pelaku usaha di
tanah air untuk percaya diri menghadapi MEA akhir 2015. Bila MEA sudah
diberlakukan, Indonesia harus membuka arus masuk barang dan jasa dari
negara-negara tetangga tanpa ada lagi pembatasan.
Presiden Ir. H. Joko Widodo yakin sebenarnya banyak pengusaha muda yang mampu menembus pasar internasional. Mantan walikota Solo itu pun mencontohkan, usaha di bidang online yang sedang giat-giatnya.
Presiden Ir. H. Joko Widodo yakin sebenarnya banyak pengusaha muda yang mampu menembus pasar internasional. Mantan walikota Solo itu pun mencontohkan, usaha di bidang online yang sedang giat-giatnya.
3.
Langkah Tegas Presiden Ir. H. Joko Widodo Dalam Memberantas
Narkoba Di Takuti Dunia Langkah tegas Presiden Ir. H. Joko Widodo dalam menolak pemberian grasi terhadap
terpidana mati kasus narkoba diapresiasi. Ketegasan Jokowi itu menunjukkan
bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak main-main dalam persoalan narkoba. Presiden Ir. H. Joko Widodo juga diharapkan dapat tegas dalam
persoalan hukum lainnya.
Presiden Ir. H. Joko Widodo beralasan, penolakan ini untuk memberikan
shock therapy kepada para pelaku kejahatan narkoba. Ia mengatakan, bahwa
terpidana mati narkoba yang ditolak permohonan grasinya sebagian besar adalah
bandar yang atas perbuatannya dan kelompoknya dianggap merusak generasi penerus
bangsa. Kejaksaan Agung pada awal
tahun 2015 ini mengeksekusi enam terpidana mati kasus narkoba.
Dari enam terpidana
yang dieksekusi, lima diantaranya merupakan warga negara asing yaitu Namaona
Denis, Marco Archer Cardoso Moreira, Daniel Enemuo, Tran Thi Bich Hanh dan Ang
Kiem Soei alias Kim Ho alias Ance Tahir alias Tommi Wijaya. Sedangkan WNI yang
dieksekusi adalah Rani Andriani alias Melisa Aprilia.
Para terpidana itu
dieksekusi di dua tempat berbeda yaitu di Lapas Nusakambangan, Cilacap dan di
Boyolali, Jawa Tengah pada 18 Januari 2015. Kabar terbaru, Presiden Ir. H. Joko Widodo juga telah menolak permohonan grasi dua
terpidana mati kasus 'Bali Nine', Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Kejagung
pun telah menerima salinan putusan penolakan grasi itu dan dalam waktu dekat
akan segera mengeksekusi kedua warga Australia tersebut.
Gerak Cepat Presiden Ir. H. Joko Widodo Dalam Memberantas Teroris Bikin
Takut Dunia, Presiden Ir. H. Joko Widodo banjir pujian
dari pimpinan dunia yang memuji respons cepat polisi dan tentara Indonesia
serta aparat-aparat terkait dalam menanggapi serangan teror Thamrin di Jakarta
Pusat, kemarin, yang merenggut tujuh nyawa yang lima di antaranya adalah pelaku
teror itu.
Retno mengungkan Presiden Ir. H. Joko Widodo kembali menerima beberapa telepon
dari para kepala negara dan kepala pemerintahan mengenai insiden ini setelah
kemarin sempat ditelepon Perdana Menteri Malaysia. Hari ini, lanjut dia, Presiden Ir. H. Joko Widodo akan ditelepon Perdana Menteri Australia, kemudian raja Arab Saudi dan juga
kanselir Jerman. Menlu sendiri
mengaku sudah menerima banyak sekali ucapan simpati dari para menteri luar
negeri. "Terakhir saya komunikasi dengan perdana menteri Kanada dan
kemarin juga dengan Singapura," imbuh dia.
4.
Menurut Retno, dunia internasional intinya
memuji respons cepat Indonesia yang hanya dalam waktu tiga jam sudah bisa
mengendalikan keadaan dan dapat mencegah kemungkinan-kemungkinan yang mungkin
terjadi. "Secara umum bisa saya sampaikan tanggapan internasional sangat
positif," tandas dia. Presiden Ir. H. Joko Widodo Pastikan Indonesia Punya Misil
Tercanggih Di Dunia, Detasemen
Pertahanan Udara (Denhanud) 473 telah menerima persenjataan baru yang merupakan
senjata penangkis serangan udara Oerlikon Skyshield MK-2.
Senjata super canggih
yang diproduksi oleh Rheinmetall Air Defence Swiss tersebut tiba di Pontianak
lewat Pelabuhan Laut Dwikora usai dipesan oleh Presiden Ir. H. Joko Widodo. Menurut Dandenhanud 473 Paskhas Mayor Pas
Anang Baskoro, senjata modern Oerlikon Skyshield MK2 tersebut adalah senjata
buatan Swiss yang diproduksi pada tahun 2014 kemarin. Senjata ini diklaim
sebagai misil yang sangat canggih bahkan digadang-gadang sebagai yang
tercanggih di Dunia. Indonesia menjadi negara pertama yang membeli secara
langsung dari pabrik Rheinmetall Air Defence Swiss.
Senjata penangkis
serangan udara tercanggih di dunia ini bisa bekerja efektif sejauh empat
kilometer serta mampu menghancurkan sasaran udara berupa pesawat jenis apapun.
Bukan hanya itu saja, senjata ini juga dapat menghancurkan rudal, roket, dan
mortir yang menyerang.
Hebatnya Pidato Jokowi
Di Mata Dunia Presiden Ir. H. Joko Widodo Sebut PBB Tidak Berdaya; Jokowi menyebut bahwa
negara-negara kaya yang hanya sekitar 20 persen penduduk dunia mampu
menghabiskan 70 persen sumber daya bumi sehingga ketidakadilan menjadi nyata.
Orang-orang di belahan bumi sebelah utara menikmati hidup super kaya, sementara
1,2 miliar penduduk dunia di sebelah selatan tidak berdaya dan berpenghasilan
kurang dari 2 dolar per hari, inilah yang disebut ketidakadilan yang nyata di
depan mata.
Presiden Joko Widodo Mendukung
Kemerdekaan Palestina; Dunia masih berutang kepada rakyat Palestina. Dunia pun
tidak berdaya menyaksikan penderitaan rakyat Palestina yang hidup dalam
ketakutan dan ketidakadilan akibat penjajahan yang berlangsung begitu lama.
Bangsa-bangsa di Asia-Afrika tidak boleh berpaling dari penderitaan rakyat
Palestina, kita harus terus berjuang bersama mereka. Kita harus mendukung
lahirnya sebuah negara Palestina yang merdeka.
Semangat ini sangat
pas dengan UUD 1945 di mana kemerdekaan adalah hak setiap bangsa dan penjajahan
harus dihapus dari permukaan bumi manapun. Presiden Ir. H. Joko Widodo Mengecam Bank
Dunia ; Presiden Ir. H. Joko Widodo menyebut bahwa pandangan yang mengatakan bahwa
persoalan ekonomi dunia hanya bisa diselesaikan oleh
5.
Bank Dunia, IMF dan ADB adalah pandangan yang
usang yang perlu dibuang. Pengelolaan ekonomi dunia tidak bisa hanya diserahkan
kepada ketiga lembaga keuangan internasional itu. Kita wajib membangun sebuah
tatanan ekonomi baru yang terbuka bagi kekuatan-kekuatan ekonomi baru. Kita
mendesak dilakukannya reformasi arsitektur keuangan global untuk hilangkan
dominasi kelompok negara atas negara-negara lain. Presiden Ir. H. Joko Widodo Tenggelamkan
Kapal Asing Pencuri Ikan,
Kesabaran pemerintah Indonesia agaknya sudah habis sehubungan dengan kian maraknya
kasus pencurian ikan oleh kapal nelayan asing di perairan laut Indonesia. Setiap
tahun Indonesia menderita kerugian sekitar Rp.300 triliun akibat kasus pencurian oleh kapal asing. Jumlah itu
sangat jauh dari pendapatan negara yang masuk dari sektor kelautan yang hanya
Rp.300 miliar per tahun.
Hitungan kerugian
negara akibat 'illegal fishing' yang mencapai Rp300 triliun itu agaknya bukan
sekedar isapan jempol, sebab menurut laporan tidak kurang dari 5.400 kapal
asing beroperasi mencuri ikan di perairan laut Indoensia. Karena itu sangat beralasan Presiden Ir. H. Joko Widodo memerintahkan agar Tentara Nasional Indonesia
dan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti untuk langsung menenggelamkan kapal-kapal
yang tertangkap melakukan pencurian ikan di laut Indonesia.
Tercatat 132 kapal
asing jenis perahu/sampan berhasil diamankan. Susi menyebutkan kelompok ini
sebagai manusia perahu. Jumlahnya mencapai 400 orang dan berasal dari Malaysia
dan Filipina. Jokowi Berani Kritik Keras Ke Malaysia Kedutaan
Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia, menunjuk kantor
pengacara Shamsuddin & Co untuk menggugat perusahaan RoboVac, yang dianggap
membuat iklan yang dinilai merendahkan
tenaga kerja Indonesia. Perusahaan
yang mempromosikan alat bantu pekerjaan rumah tangga di Malaysia itu memuat
tulisan "Fire Your Indonesian maid" atau “Pecat pelayan Indonesia
Anda”. Iklan ini beredar di media sosial. Walhasil, KBRI untuk Malaysia
mengeluarkan protes atas iklan yang dianggap merendahkan martabat rakyat
Indonesia tersebut.
Duta Besar Indonesia
untuk Malaysia, Herman Prayitno, mengatakan KBRI melaporkan perusahaan RoboVac
ke Polisi Diraja Malaysia, Selasa lalu. "Indonesia memprotes cara beriklan
perusahaan robot pembersih RoboVac, yang sangat tidak sensitif dengan
melecehkan rakyat Indonesia," tutur dia. KBRI juga sudah mengirim staf untuk memeriksa perusahaan pembuat
iklan itu. Menurut Herman, Indonesia juga mendesak pemerintah Malaysia agar
melarang peredaran iklan itu, baik berupa banner di depan kantor RoboVac maupun
pada website perusahaan itu. Aksi protes juga telah disampaikan
lewat pemanggilan pihak Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, kemarin pagi, yang
dihadiri oleh Wakil Duta Besar Malaysia Roseli Abdul.
6.
Ditengah Perlambatan Ekonomi Jokowi Tekuk US
Dolar Pergerakan nilai tukar rupiah
terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi
ini terus menguat. Mengutip data Bloomberg, Jumat, 5 Februari, gerak rupiah
pagi ini dibuka menguat ke posisi Rp13.637 per USD jika dibandingkan dengan
pergerakan kemarin di posisi Rp13.640 per USD.
Pergerakan yang
berfluktuatif membuat mata uang Garuda ini bergerak sedikit melemah lima poin
atau setara 0,04 persen ke posisi Rp13.645 per USD. Adapun rentang gerak rupiah
di kisaran Rp13.625-Rp13.678 per USD. Sementara
itu, berdasarkan data Yahoo Finance, gerak rupiah melemah sebesar 5,50 poin
atau setara 0,04 persen ke level Rp13.655 per USD jika dibandingkan dengan
pembukaan sebesar Rp13.645 per USD. Sebelumnya, analis Samuel Sekuritas, Rangga
Cipta menjelaskan investor menunggu data pertumbuhan domestik bruto (PDB) pada
hari ini, diharapkan bisa mengangkat pergerakan rupiah ke zona positif.
"Pagi ini ditunggu pertumbuhan PDB kuartal IV-2015 yang diperkirakan membaik dari 4,73 persen YoY ke 4,78 persen YoY (konsensus 4,80 persen YoY), optimisme, terutama di pasar saham, diperkirakan terangkat jika data pertumbuhan diumumkan membaik," jelas dia. Dia menjelaskan, kombinasi antara sentimen pelemahan dolar AS di pasar global, membaiknya harga komoditas, serta pulihnya prospek perekonomian domestik membuat penguatan aset berdenominasi rupiah tidak terhindarkan.
Dipuji Bloomberg; Presiden Ir. H. Joko Widodo Adalah Pengamat Canggih Peristiwa
Internasional, Jauh Berbeda Dari SBY Analisa
mengejutkan diungkap oleh Bloomberg media bisnis asal AS, yang menyebutkan
bahwa Presiden Ir. H. Joko Widodo ternyata antithesis dari pemimpin Indonesia sebelumnya, bahkan
hingga merujuk ke era orde baru.
Setelah beberapa bulan menjabat, Presiden Ir. H. Joko Widodo tidak hendak membuat semua orang
senang, dalam artian dalam bisnis keuntungan yang dicari dalam deal per deal
basis, bukan kesenangan satu pihak pada pihak lainnya.
Oleh karena itulah
term politik bebas aktif di era pendahulunya hingga pada Presiden Soeharto,
kini digantikan lain, yakni “agresif profit”
Ini diperlihatkan Presiden Ir. H. Joko Widodo dalam diktumnya yang terkenal,
“Untuk apa Indonesia mengikuti kegiatan pertemuan kepala negara jika berdiri
paling pinggir, atau berposisi di belakang barisan.” Satu hal yang memberikan dirinya momentum pada saat Konferensi
Tingkat Tinggi Asia Afrika (22/04).
Pria asal Solo yang
masa kecilnya senang bermain di tepian kali dalam kemiskinan umumnya orang
Indonesia ini, mengkritik PBB, Bank Dunia, dan Dana Moneter Internasional
(IMF), seolah tercabut rasa takutnya pada blok blok besar politik dan ekonomi
dunia tersebut. Jokowi bahkan telah meneken tinta
dalam meningkatkan anggaran pertahanan, menaikkan upah tentara, dan memastikan
jajaran militer mengupgrade alutista, di mana sebelumnya dirinya melalui
Menteri Pudjiastuti memerintahkan kapal asing yang disita karena kasus ikan
ilegal untuk dihancurkan, dan yang paling ramai diberitakan media asing, Jokowi
menolak memberikan grasi pada dua penyelundup narkoba Australia yang minggu ini
siap di eksekusi, walaupun bisa merusak
hubungan pertetanggaan dengan beberapa negara. Tindakan Presiden Ir. H. Joko Widodo ini jauh
kontras dengan motto mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memiliki
diktum “satu juta teman dan nol musuh,” di mana Indonesia berharap recehan
datang, meskipun menjadi negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara,
dan negara keempat terpadat di dunia.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar