Senin, 09 Desember 2019

FREDERIKUS GEBZE : "PRESIDEN JOKOWI DAN PEMIMPIN DUNIA"




 Berbagi Pengalaman dengan Generasi Muda

Presiden Joko Widodo berbagi pengalamannya menjadi seorang wirausaha dalam acara 'Entrepreneurs Wanted' yang digelar di Sasana Budaya Ganesha, Institut Teknologi Bandung (ITB), Senin (18/12/2017). Sebagai seorang wirausaha sukses yang sudah menjalani usaha selama 27 tahun, tentu Jokowi mengetahui dengan pasti seluk-beluk dalam berwirausaha. Ia pun tak segan menceritakan pengalamannya kepada ribuan generasi muda (milenial) yang hadir.



"Saya tahu betul bagaimana cari modal usaha di awal-awal, kemudian keliling cari pembeli, perizinan yang rumit, mengisi SPT pajak, mengurus karyawan, membeli alat produksi,"  ( Presiden Joko Widodo )

Oleh karena itu, dalam kesempatan tersebut, beliau mengajak para milenial untuk berinovasi mencari peluang-peluang usaha dengan cara-cara yang baru dan berbeda. Apalagi menurut data World Bank, saat ini jumlah wirausaha di Indonesia hanya sekira 3,3 persen. Sedangkan Singapura sebanyak 7 persen, Malaysia 5 persen, dan Thailand 4,5 persen. 

"Ke depan digital economy memberikan kesempatan ke anak muda. Lima tahun ke depan ada peluang USD130 miliar di negara kita, betul Pak Rudi (Rudiantara, Menkominfo)?" ( Presiden Joko Widodo )

Presiden pun mengapresiasi sejumlah wirausaha muda Tanah Air yang telah sukses memulai usaha dan memiliki brand value bernilai miliaran rupiah. Tak terkecuali putra kandungnya, Gibran Rakabuming Raka yang berhasil mengalahkan brand value usaha miliknya.  Melihat hal tersebut, Presiden berpesan kepada para milenial untuk berani mengubah paradigma dan pantang menyerah dalam memulai usaha. Salah satunya dengan memanfaatkan kebebasan interaksi dan ekspresi tanpa batas dengan speed yang tinggi yang ada saat ini untuk terus belajar dan berusaha dimanapun, kapanpun, dan kepada siapapun.


"Yang paling penting mengubah paradigma, setelah kuliah mau apa jangan sampai semua mau jadi pegawai. Jadilah entrepreneur sebagai pilihan, bukan keterpaksaan," ( Presiden Joko Widodo )
Presiden menyempatkan diri berbincang-bincang edukatif dengan sejumlah wirausaha muda yang hadir. Di antaranya Fatimah Afranolema Atma, siswi SMA Negeri 1 Kota Bandung, Jawa Barat. Dalam interaksinya, Presiden Jokowi terkesan dengan usaha yang dijalani Fatimah selain berjualan tas, yaitu mengembangkan usaha orang tuanya di bidang pelayanan jenazah. Mulai dari kain kafan, tikar pandan, hingga kapur barus yang dijualnya secara daring. 


Fatimah juga memiliki rencana untuk mengembangkan usahanya ke sejumlah masjid yang ada di Indonesia. Mendengar rencana tersebut, Presiden Jokowi pun segera memberikan sarannya agar Fatimah juga bekerja sama dengan sejumlah rumah sakit yang ada di Tanah Air.

Banyak orang tahu, sifat rakyat Indonesia yang suka memberontak dan sulit diatur, maka dari itu Presiden Ir. H. Joko Widodo memimpin bukan dengan tangan besi melainkan melalui pendekatan teratur yang lebih tegas. Tegas disini bukan diartikan sebagai tindakan keras melainkan dengan berpendirian serta tidak terpengaruh dari omongan luar.

Menurut kebanyakan masyarakat pelajar, cara kerja Jokowi cukup tegas dalam memutuskan masalah, walaupun dengan gaya bicaranya yang berbeda dengan Presiden sebelumnya. Dia sudah lebih baik dan bisa mengatasi utang-utang negara. Bahkan ia lebih bisa mendekat dan memperhatikan masyarakat. Dan kelebihan lainnya ia tidak banyak bicara tetapi langsung melakukan kerja. 

Sistem kerjanya juga cenderung lebih baik daripada kabinet sebelumnya. Presiden Jokowi lebih tertata dalam pemerintahannya, lebih mengutamakan awalan yang baik serta proses jalannya pemerintahannya juga baik. Bila ada yang kurang baik, tindakan tepat dan cepat selalu  diutamakan. Terbukti saat ia me-reshuffle kabinetnya karena merasa kurang cocok. Ia lebih suka bekerja dengan orang-orang yang memiliki pandangan dan etos kerja yang sama seperti dia sehingga dengan cara seperti itu dinamika dalam membangun negara Indonesia lebih cepat dan mudah terealisasi.

Presiden Joko Widodo merupakan sosok Presiden yang mementingkan keadilan dan kesejahteraan rakyat. Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang bisa dibilang baru sebentar ini juga telah menghasilkan perubahan-perubahan yang bermanfaat bagi rakyat. Memang dalam melakukan perubahan ini tidak jarang terjadi banyak protes dari masyarakat yang muncul, baik dari dalam maupun luar negeri. 

Pembenahan yang dilakukan dalam mencapai perubahan tersebut memang sedikit radikal, namun itu adalah salah satu wujud usaha dari pihak pemerintahan untuk menegakkan hukum yang ada di negara kita demi kebaikan bersama.

Selain itu, pemerintahan Presiden Ir. H. Joko Widodo sudah bagus karena mengutamakan hal yang dibutuhkan oleh masyarakat. Walaupun banyak lawan politik yang menjatuhkan dia, tetapi ia tidak terpengaruh dan tidak terlalu memikirkannya. Ia juga seorang yang jujur dan tidak ada keinginan untuk mengkorupsi uang rakyat. Ia seorang yang cerdas, rendah hati dan program kerjanya pun pelan-pelan tetapi terlaksana. Ia pekerja keras dan yang lebih luar biasanya lagi ia tidak melupakan dari mana ia berasal, sehingga ia peduli terhadap orang kecil. Ia pun juga tidak enggan untuk berdampingan dengan orang-orang minoritas.

Jadi dapat kita simpulkan bahwa setiap Presiden pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, baik dari dalam maupun dari luar. Memang berbeda dengan Presiden lain yang memimpin Indonesia dengan cara yang sama dari tahun ke tahun. 

Cara memimpin Presiden Ir. H. Joko Widodo memiliki ciri yang berbeda dengan Presiden yang dulu. Walau ada beberapa masyarakat yang sudah dapat merasakan perbedaan kepemimpinan, tetapi masih ada pula masyarakat yang merasa nyaman dengan cara kepemimpinan Presiden terdahulu.



Dunia seakan terkejut karena ada sosok pemimpin baru yang muncul. Memang benar pepatah mengatakan, pemimpin yang baik itu datang pada saat yang tak diduga – duga. Tak tanggung –tanggung sosok ini berasal dari masyarakat bawah, non elite partai, dan juga bukan dari berasal dari keluarga bangsawan atapun raden.

Seorang tokoh yang benar – benar lahir dari rakyat, bertubuh kurus, berbadan bungkuk, dan tinggi tetapi jiwa dan nyalinya tak patut dianggap biasa. Jiwanya berapi – api membangun Bumi Pertiwi, semangatnya tak pernah padam dengan selalu berhubungan langsung dengan masyarakat. 

Presiden Ir. H. Joko Widodo terhadap dinamisnya ekonomi global yang semakin tak menentu malah membuat Presiden Ir. H. Joko Widodo semakin merapatkan barisan, bekerja bersama – sama, gotong royong untuk bersama memajukan ekonomi nasional yang berdikari dan berkeadilan.

Di saat banyak negara lain yang mengalami krisis global, Presiden Ir. H. Joko Widodo sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan di republik ini masih stabil dan malah tumbuh diatas 5 %. Ini semua adalah peran dari semua kalangan yang ada. Tidak hanya dari Presiden Ir. H. Joko Widodo saja selaku kepala negara dan kepala pemerintahan yang menjalankan fungsinya serta tugasnya untuk mensejahterakan rakyat, masyarakat juga turut berperan aktif dalam pembangunan perekonomian nasional. 

Karena masyarakat yang didalamnya ada banyak pengusaha – pengusaha yang sangat menjadi pemain utama sistem perekonomian memiliki rasa optimis terhadap apa yang telah dilakukan pemerintah. Pengusaha dan pemerintah mampu bersinergi dengan baik dibawah kepemimpinan Presiden Ir. H. Joko Widodo yang notabene berasal dari  kalangan pengusaha. Optimis di atas 5 % itu adalah target yang tak mudah. Tetapi bisa diraih dengan semangat yang sama serta tujuan yang sama yaitu untuk memajukan Republik Indonesia. 

Presiden Ir. H. Joko Widodo terbilang sukses dengan sejumlah paket ekonominya dari jilid 1 sampai 15 yang diharapkan mampu merangsang pertumbuhan dan perbaikan sistem ekonomi yang ada. Itulah yang membuat dunia juga kagum terhadap Presiden Ir. H. Joko Widodo beserta jajaran menterinya. Mampu meyakinkan banyak kalangan bahwa negara berkembang seperti Indonesia mampu menyaingi negara – negara maju seperti Jepang, Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis.

Indonesia mampu meraih peringkat tiga besar peringkat ekonomi dibawah India, dan Tiongkok. Menteri Keuangan RI mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia diantara anggota G20 termasuk the best 3 karena pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2016 sebesar 5,09 %. Dia mengatakan bahwa faktor pendorongnya adalah konsumsi pemrintah dan rumah tangga yang kebetulan masih cukup dominan , apalagi inflasi yang dinilainya tetap terjaga dengan baik. 

Presiden Ir. H. Joko Widodo selalu tampil yang terdepan menjelaskan tentang kondisi Indonesia dan potensi potensinya. Investasi adalah modal utama untuk membangun, oleh karena itu Presiden diforum forum internasional dengan pengusaha – pengusaha dari negara lain untuk mengajak berinvestasi di Indonesia, mengingat perekonomian Indonesia yang semakin membaik dan komitmen pemerintah untuk membangun dibidang infrastruktur seperti jalan tol, bandara, dan pelabuhan karena menjadi prioritas selama 5 tahun masa jabatan Presiden Jokowi .

Di setiap KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) internasional Presiden Ir. H. Joko Widodo selalu menjadi pembicara utama, apalagi isu yang dibahas seputar counter terorism, perekonomian global, dan soal iklim dunia. Seperti yang terjadi pada saat KTT G20 di Hamburg, Jerman kemarin, Jokowi mengemukakan pentingnya deradikalisasi, Presiden mengatakan bahwa hanya 3 dari 560 mantan aktor teroris, atau hanya 0,53 % yang berkinginan melakukan aksi  terorisme kembali. 


Karena menurut Presiden Ir. H. Joko Widodo yang menyatakan bahwa sejarah telah mengajarkan kita bahwa senjata dan kekuatan militer tidak bisa memberantas terorisme. Pikiran sesat hanya bisa dikoreksi dengan cara berpikir yang benar.

Dan tak kalah penting sebagai penduduk mayoritas muslim terbayak di dunia untuk bersama menyebarkan berita perdamaian dan toleransi pentingnya kerukunan beragama menjadi hal yang dasar untuk menangkal aksi terorisme sejak dini, oleh karena partisipasi masyarakat sangat penting bagi kemakmuran negeri. 

Pada dasarnya, ketenaran Presiden Ir. H. Joko Widodo dimata dunia sekaligus secara otomatis meningkatkan citra positif Indonesia di negara lain. Indonesia dianggap menjadi bangsa yang sejajar dengan bangsa lain dan mudah dikenali sebagai negara majemuk yang mempunyai beribu pulau, ratusan suku bangsa dan bahasa, pernyataan itulah yang selalu menjadi kalimat pembuka Presiden Ir. H. Joko Widodo saat memulai pembicaraanya di forum ataupun KTT internasional. 

Citra positif itu diharapkan mampu meningkatkan image Indonesia sehingga banyak orang yang berlibur di Indonesia, banyak orang membeli barang buatan Indonesia sehingga mampu mengdongkrak perekonomian Indonesia.

Jadi, citra positif Presiden Ir. H. Joko Widodo  sebagai presiden yang benar berasal dari kalangan masyarakat biasa mampu menunjukkan sumbangsihnya dalam 3 tahun ini kepada Indonesia dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah Indonesia yang menduduki peringkat pertama di dunia hasil survei yang dilakukan oleh Gallup World Poll (GWP). 

Dunia seakan telah memberikan harapan baru dengan jargon“A new hope” dimajalah times, Presiden Ir. H. Joko Widodo diharapkan membawa terpaan angin segar bagi keberlangsungan pembangunan di Indonesia dari seluruh sektor yang ada. Pemerintah harus terus percaya diri, terus optimis dalam membangun negeri untuk menuju Indonesia yang maju, berkarakter, dan berkepribadian yang luhur sesuai dengan cita –cita bangsa Indonesia.

Pertemuan Jokowi dengan tiga pemimpin negara itu membuktikan dirinya mulai  diperhitungkan dunia. Pertemuan bilateral dengan PM Abe, Presiden Obama, dan Presiden Putin berlangsung di sela-sela kehadiran Presiden di KTT APEC di Beijing, Tiongkok. Ketiga pemimpin negara itu memberikan penegasan akan arti penting Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan. Mereka juga menyampaikan keinginan untuk berkontribusi dalam pembangunan di Indonesia. 

Penegasan sebagai sesama negara maritim dari PM Abe itu menjadi kontekstual mengingat Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Ir. H. Joko Widodo berambisi mengembalikan kejayaan maritim Indonesia. Tak hanya itu, Jokowi juga memiliki visi untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Di sisi lain, Tiongkok yang menjadi kompetitor Jepang di kawasan Asia Timur juga memiliki konsep Jalur Sutra Maritim Abad Ke-21. Sehari sebelumnya, Minggu, Presiden Ir. H. Joko Widodo memenuhi  undangan pertemuan bilateral dari Presiden Tiongkok Xi Jinping dan PM Tiongkok Li Keqiang. 

Selanjutnya Abe menyampaikan, melalui investasi Jepang ke Indonesia, Pemerintah Jepang ingin berkontribusi di bidang industri dan pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Tawaran itu  pun disambut baik Presiden Jokowi mengingat Indonesia masih membutuhkan investasi besar untuk industri. 

 Saat membuka pertemuan dengan Presiden Ir. H. Joko Widodo, Presiden Obama mengapresiasi pemilu dan transisi demokrasi di Indonesia serta toleransi dan pluralisme Indonesia yang menjadi contoh bagi dunia. "Saya tahu Presiden Ir. H. Joko Widodo mempunyai agenda dan berambisi tentang pembaruan untuk membawa kesejahteraan rakyat Indonesia, dan AS ingin berpesan bahwa AS ingin menjadi mitra dan menjadi bagian dari pembaruan itu," kata Obama. 


Pada kesempatan itu, Obama juga mengapresiasi kepemimpinan Indonesia dalam hal-hal yang menyangkut permasalahan kawasan Asia Tenggara ataupun  internasional. Sebagai pemimpin dalam ASEAN, Indonesia dipandang tetap memainkan peranan penting di kawasan, termasuk keamanan maritim. AS memandang penting adanya kebebasan navigasi dan ketaatan pada norma internasional serta penyelesaian sengketa secara damai.

 Asa akan stabilitas  keamanan yang lebih baik juga disampaikan Presiden Jokowi. "Kita ingin stabilitas keamanan kita lebih baik. Makanya, kerja sama di kawasan akan ditingkatkan, terutama di bidang keamanan," katanya. Pertemuan dengan Jokowi menjadi pertemuan bilateral pertama Obama dengan pemimpin negara lain yang hadir di KTT APEC di Beijing. Pertemuan bilateral itu digelar sekitar dua jam setelah Obama tiba di Beijing. Saat membuka pertemuan bilateral dengan Jokowi, Presiden Putin lebih fokus pada kerja sama ekonomi yang sedikit menurun akhir-akhir ini. 

Namun, Putin memandang, kondisi itu lebih disebabkan perkembangan ekonomi dunia secara menyeluruh. "Kita ingin membahas bagaimana kita bisa memperbaiki situasi tersebut," kata Putin. Saat mengikuti jamuan makan malam pemimpin ekonomi di KTT APEC, Senin malam, Presiden Ir. H. Joko Widodo berada tepat di sisi kanan Presiden Xi Jinping. Di  sebelah kanan Jokowi ada Presiden Obama dan di sebelah kiri Presiden Xi duduk Presiden Putin. 

Obama Sebut Presiden  Joko Widodo Sosok Tenang dan Berintegritas:

          Hal ini secara lantang disampaikan mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama di Kongres Diaspora Indonesia, di Jakarta, 1 Juli 2017 lalu. “Sejak kami bekerja bersama, saya selalu melihat pribadi yang tenang, penuh integritas, seseorang dengan disiplin yang tinggi,” ujar Obama, seperti dikutip dari Kompas.com.

Kata-kata Obama tersebut mendapat sambutan meriah dari para hadirin yang sebagian besar adalah diaspora. Para hadirin bertepuk tangan saat Obama mengutarakan pendapatnya mengenai orang nomor satu di Indonesia itu. Obama juga memuji kepemimpinan Presiden Ir. H. Joko Widodo selama lebih kurang tiga tahun terakhir. Obama memuji pembangunan ekonomi, infrastruktur, dan sumber daya manusia yang dilakukan Jokowi.


PM Selandia Baru John Key Sebut Kepimpinan Jokowi Terasa Hingga Lingkup ASEAN: Perdana Menteri Selandia 

Baru John Key dalam kunjungannya ke Indonesia Juli tahun lalu melontarkan pujian terhadap sosok Presiden Ir. H. Joko Widodo. Ia menyebut, kepemimpinan Presiden Ir. H. Joko Widodo tidak hanya terasa di Indonesia, tetapi juga terasa di Asia Tenggara. “Kepemimpinan Presiden Ir. H. Joko Widodo tidak hanya ditunjukkan di Indonesia, tetapi juga di ASEAN,” ujar Key.

Key juga menyebut, suara Indonesia demikian lantang di Asia Tenggara. Hal itu lantaran sosok Presiden Ir. H. Joko Widodo yang terbilang muda, tetapi tetap mampu mewujudkan percepatan ekonomi Tanah Air.

Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim Sebut Kepemimpinan Presiden Ir. H. Joko Widodo Sangat Bagus:
Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim sempat melontarkan pujian terhadap gaya kepemimpinan Presiden Ir. H. Joko Widodo yang dinilai sangat bagus. Kim memuji berbagai kemajuan yang dicapai Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Ir. H. Joko Widodo, antara lain di bidang infrastruktur.  Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim saat diterima Presiden Ir. H. Joko Widodo di Istana Merdeka beberapa waktu lalu. Hal itu disampaikan Kim saat bertemu Presiden Ir. H. Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, 26 Juli lalu. “Pak Kim melihat Indonesia dapat menjadi model bagi negara lain, karena kepemimpinan Presiden Ir. H. Joko Widodo sangat bagus,” kata Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan saat memberikan keterangan pers di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/7), dilansir dari investor daily.
 
Presiden Prancis Francoise Hollande Puji Cara Jokowi handle Persoalan Terorisme:
Dalam pertemuan KTT G7 tahun lalu, Presiden Ir. H. Joko Widodo sempat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Francoise Hollande. Sejumlah isu bilateral disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Presiden Prancis Francoise Hollande dalam kunjungan kenegaraannya ke Indonesia beberapa waktu lalu.  Dalam pertemuan itu, salah satu yang disepakati adalah peningkatan kerja sama melawan terorisme. Masalah tersebut merupakan persoalan yang terus dihadapi Prancis dan RI. Kesempatan itu digunakan Hollande untuk memuji Jokowi terkait caranya menangani persoalan terorisme. “Kami sangat mengapresiasi pendekatan Presiden Ir. H. Joko Widodo yang mengedepankan pendekatan komprehensif berupa softpower dan hardpower,” kata Hollande.

Bos Facebook Mark Zuckerberg Puji Blusukan Ala Jokowi:
Pendiri jejaring sosial Facebook, Mark Zuckerberg, menilai, Presiden Ir. H. Joko Widodo memiliki perspektif luar biasa mengenai aktivitas media sosial. Zuckerberg melihat betapa besarnya pengaruh Presiden Ir. H. Joko Widodo untuk menggerakkan kampanye pemilihan Presiden melalui jejaring sosial, termasuk Facebook, untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat Indonesia. Presiden Jokowi dan Bos Facebook Mark Zuckerberg sempat blusukan bersama di Tanah Abang beberapa waktu lalu.


“Dia menggerakkan kampanye pemilihan presidennya melalui Facebook dan internet untuk berkomunikasi dengan 250 juta warga Indonesia,” tulis Zuckerberg dalam laman Facebook-nya, pada 2014 lalu.

Zuckerberg menyatakan, kunjungannya ke Indonesia untuk melakukan pertemuan dengan pengembang, rekanan, dan pimpinan pemerintah mengenai Internet.org. Salah satu yang ia temui adalah Presiden Ir. H. Joko Widodo. Zuckerberg mengatakan, mereka lantas berdiskusi mengenai keuntungan dan tantangan mengenai cara menghubungkan masyarakat Indonesia.

Dalam laman Facebook-nya, Zuckerberg bercerita bahwa ia sempat mengikuti Presiden Ir. H. Joko Widodo blusukan di Pasar Tanah Abang. Menurut Zuckerberg, blusukan merupakan cara yang mengagumkan untuk berhubungan langsung dengan rakyat.



“Dia (Presiden Ir. H. Joko Widodo ) baru saja meluncurkan ‘e-blusukan’, jadi dia bisa berhubungan dengan seluruh warga Indonesia secara online seperti melintasi Nusantara,” kata Zuckerberg.

Berkembangnya media sosial saat ini membuat pemimpin dunia ramai-ramai tak mau kalah untuk membuat akun media sosial juga seperti rakyatnya. Hampir 90 persen pemerintah di dunia memiliki akun Facebook resmi. Bahkan tercatat ada 87 kepala negara, 82 kepala pemerintahan, dan 51 menteri luar negeri yang memiliki laman pribadi di Facebook. Penelitian Twiplomacy dari Burson-Marsteller, menemukan bahwa ada 169 dari 193 negara-negara anggota PBB memiliki akun Facebook resmi pada Januari 2016.

"Banyak manfaat yang dapat dipelajari oleh korporasi, NGO dan sektor-sektor lainnya dari cara pemerintah dan para pemimpinnya menggunakan Facebook. Dengan menunjukkan sisi kemanusiaannya, mereka menciptakan hubungan yang lebih dekat dengan rakyatnya" ujar Donald A. Baer, Worldwidw Chair dan CEO Burson-Marsteller.

Presiden Amerika Serikat yaitu Barack Obama, menjadi pemimpin dunia paling populer di Facebook dengan 46 juta likes pada laman kampanye-nya. Banyaknya likes laman Barack Obama ini hampir disusul oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi dengan 31 juta fans pada laman pribadinya dan 10,1 juta fans di laman insitusionalnya.

Setelah dua pemimpin tersebut, Presiden Turki Racep Tayyip Erdogan, Presiden Indonesia Joko Widodo, dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi melengkapi daftar 5 besar pemimpin dunia yang paling populer. Ya, Presiden Ir. H. Joko Widodo mencatat lebih dari 6 juta likes.

Di Asia, Presiden Ir. H. Joko Widodo menduduki posisi kedua setelah Narendra Modi dari India sebagai pemimpin yang paling disukai. Setelah Presiden Ir. H. Joko Widodo, ada Noynoy Aquino dari Filipina dan Presiden India, Pranab Punjabi yang paling disukai

Seperti inilah Presiden Ir. H. Joko Widodo dimata dunia, meskipun sering dicaci di negeri sendiri tampang ndeso, agak bloon, dan banyak yang bilang kurang tegas. Apa kata dunia kalau Indonesia dipimpin Presiden Ir. H. Joko Widodo ??? pertanyaan pesimis tentang kepemimpinan Presiden Ir. H. Joko Widodo, namun ternyata orang yang satu ini memiliki reputasi yang luar biasa dimata dunia.

Keriuhan linimasa di semesta Twitter ikut dimanfaatkan para pemimpin dunia. Media sosial ini digunakan mereka untuk membantu menggulirkan agenda politik mereka, mulai dari menyosialisasikan program kerja hingga membangun citra di hadapan publik. Twitter pun merilis daftar nama-nama pemimpin dunia yang paling banyak dibicarakan sepanjang tahun ini.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump merupakan pemimpin dunia yang paling banyak disebut di Twitter. Akun resminya, @realDonaldTrump tercatat memiliki followers sebanyak 44 juta. “Berbagai tweet-nya selalu menciptakan percakapan global,” sebut Cipluk Carlita, Communications Manager Twitter Indonesia & Philipine dalam siaran pers yang diterima Tirto, Rabu (6/12/2017).

Bersanding dengan Trump, Emmanuel Macron, dan Theresa May; Presiden Ir. H. Joko Widodo juga ikut masuk di antara nama-nama pemimpin dunia yang ramai disebut di Twitter. Akun resminya, @jokowi, kini diikuti sebanyak 9,14 juta followers.

Melalui akun Twitternya, Presiden Ir. H. Joko Widodo kerap mengunggah cuitan terkait kunjungan kenegaraan dan program kerjanya baik saat di Istana Negara maupun berada di daerah-daerah.  Pada tweet terkahirnya, 4 Desember 2017, Jokowi mengabarkan dirinya yang sedang “blusukan” ke Bandung dan berencana membangun kolam resapan pengendali banjir.

Sebelumnya, di hari yang sama, Jokowi mengunggah foto saat dirinya bersama menteri-menteri mengunjungi Sejiwa Coffe untuk mencicipi kopi asli Indonesia yang berasal dari Gunung Puntang Jawa Barat. “Katanya, kopi terbaik & termahal di dunia. Raos pisan euy...,” tuturnya.  Adapun nama-nama pemimpin dunia yang paling banyak dibicarakan di Twitter tahun ini, sebagai berikut :
1.         Donald Trump ( @realDonaldTrump )
2.         Narendra Modi (@narendramodi )
3.         Nicolas Maduro (@NicolasMaduro )
4.         Recep Tayyip Erdogan ( RT_Erdogan )
5.         Emmanuel Macron (@EmmanuelMacron )
6.         Enrique Pena Nieto ( @EPN )
7.         Mauricio Macri ( @mauriciomacri )
8.         Theresa May ( @theresa_may )
9.         Juan Manuel Santos (JuanManSantos)
10.      Presiden Ir. H. Joko Widodo (@jokowi )

Inilah 10 Kehebatan Presiden Ir. H. Joko Widodo Yang Membuat Dunia Takut Dengan Indonesia :
 
1.                   Presiden Ir. H. Joko Widodo akhirnya 'galak' Setelah China Claim Pulau Natuna Miliknya Presiden Ir. H. Joko Widodo akhirnya menegaskan sikap dalam kisruh Laut China Selatan, setelah lima bulan menjabat. Dalam wawancara dengan Surat Kabar Jepang, Yomiuri Shimbun, Senin (23/3), Presiden Ir. H. Joko Widodo menilai China perlu hati-hati menentukan peta perbatasan lautnya. Indonesia merupakan salah satu negara yang terancam dirugikan karena aksi China menggambar sembilan titik wilayah baru di Kepulauan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Jika dilihat sekilas, perairan kaya gas itu terkesan masuk wilayah kedaulatan China. Menurut Kementerian Luar Negeri, klaim China melanggar Zona Ekonomi Eksklusif milik RI.  Indonesia sudah mengajukan keberatan atas sembilan titik itu pada 2009 ke Komisi Landas Kontinen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Adapun, hubungan RI-China relatif masih baik dalam isu Laut China Selatan, dibandingkan sengketa yang terasa antara China-Vietnam atau China-Filipina.

Dasar China menggambar sembilan titik itu didasarkan pada klaim mereka atas Kepulauan Spratly. Pulau ini masih dalam status sengketa dengan Filipina serta Vietnam. Bila China bisa lebih arif saat menghadapi sengketa Laut China Selatan, menurut Presiden Ir. H. Joko Widodo.

2.                   Perekonomian Indonesia Ternyata Ditakuti Di ASEAN Boleh saja masyarakat Indonesia ketar-ketir menghadapi era keterbukaan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akhir 2015. Tapi nyatanya, justru negara-negara tetangga yang kini takut dengan Indonesia.  Setidaknya itulah informasi yang diperoleh Presiden Ir. H. Joko Widodo alias Jokowi. “Banyak yang khawatir menghadapi Singapura, Malaysia, Brunei, semua ada rasa khawatir. Saya ketemu kepala negara di ASEAN. Waktu di Brisbane (Australia), Singapura, Beijing, apa yang mereka buka, mereka juga takut. Mereka takut sama kita,” kata Presiden Ir. H. Joko Widodo saat menerima delegasi pengurus DPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), di Istana Jakarta, Senin (6/4/2015).   

Karena itu Presiden Ir. H. Joko Widodo mengajak semua pelaku usaha di tanah air untuk percaya diri menghadapi MEA akhir 2015. Bila MEA sudah diberlakukan, Indonesia harus membuka arus masuk barang dan jasa dari negara-negara tetangga tanpa ada lagi pembatasan.

Presiden Ir. H. Joko Widodo yakin sebenarnya banyak pengusaha muda yang mampu menembus pasar internasional. Mantan walikota Solo itu pun mencontohkan, usaha di bidang online yang sedang giat-giatnya.

3.                   Langkah Tegas Presiden Ir. H. Joko Widodo Dalam Memberantas Narkoba Di Takuti Dunia Langkah tegas Presiden Ir. H. Joko Widodo dalam menolak pemberian grasi terhadap terpidana mati kasus narkoba diapresiasi. Ketegasan Jokowi itu menunjukkan bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak main-main dalam persoalan narkoba. Presiden Ir. H. Joko Widodo juga diharapkan dapat tegas dalam persoalan hukum lainnya.

Presiden Ir. H. Joko Widodo beralasan, penolakan ini untuk memberikan shock therapy kepada para pelaku kejahatan narkoba. Ia mengatakan, bahwa terpidana mati narkoba yang ditolak permohonan grasinya sebagian besar adalah bandar yang atas perbuatannya dan kelompoknya dianggap merusak generasi penerus bangsa. Kejaksaan Agung pada awal tahun 2015 ini mengeksekusi enam terpidana mati kasus narkoba.

Dari enam terpidana yang dieksekusi, lima diantaranya merupakan warga negara asing yaitu Namaona Denis, Marco Archer Cardoso Moreira, Daniel Enemuo, Tran Thi Bich Hanh dan Ang Kiem Soei alias Kim Ho alias Ance Tahir alias Tommi Wijaya. Sedangkan WNI yang dieksekusi adalah Rani Andriani alias Melisa Aprilia.

Para terpidana itu dieksekusi di dua tempat berbeda yaitu di Lapas Nusakambangan, Cilacap dan di Boyolali, Jawa Tengah pada 18 Januari 2015. Kabar terbaru, Presiden Ir. H. Joko Widodo juga telah menolak permohonan grasi dua terpidana mati kasus 'Bali Nine', Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Kejagung pun telah menerima salinan putusan penolakan grasi itu dan dalam waktu dekat akan segera mengeksekusi kedua warga Australia tersebut.

Gerak Cepat Presiden Ir. H. Joko Widodo Dalam Memberantas Teroris Bikin Takut Dunia,  Presiden Ir. H. Joko Widodo banjir pujian dari pimpinan dunia yang memuji respons cepat polisi dan tentara Indonesia serta aparat-aparat terkait dalam menanggapi serangan teror Thamrin di Jakarta Pusat, kemarin, yang merenggut tujuh nyawa yang lima di antaranya adalah pelaku teror itu. 

Retno mengungkan Presiden Ir. H. Joko Widodo kembali menerima beberapa telepon dari para kepala negara dan kepala pemerintahan mengenai insiden ini setelah kemarin sempat ditelepon Perdana Menteri Malaysia. Hari ini, lanjut dia, Presiden Ir. H. Joko Widodo akan ditelepon Perdana Menteri  Australia, kemudian raja Arab Saudi dan juga kanselir Jerman. Menlu sendiri mengaku sudah menerima banyak sekali ucapan simpati dari para menteri luar negeri. "Terakhir saya komunikasi dengan perdana menteri Kanada dan kemarin juga dengan Singapura," imbuh dia.

4.                   Menurut Retno, dunia internasional intinya memuji respons cepat Indonesia yang hanya dalam waktu tiga jam sudah bisa mengendalikan keadaan dan dapat mencegah kemungkinan-kemungkinan yang mungkin terjadi. "Secara umum bisa saya sampaikan tanggapan internasional sangat positif," tandas dia. Presiden Ir. H. Joko Widodo Pastikan Indonesia Punya Misil Tercanggih Di Dunia, Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 473 telah menerima persenjataan baru yang merupakan senjata penangkis serangan udara Oerlikon Skyshield MK-2.

Senjata super canggih yang diproduksi oleh Rheinmetall Air Defence Swiss tersebut tiba di Pontianak lewat Pelabuhan Laut Dwikora usai dipesan oleh Presiden Ir. H. Joko Widodo. Menurut Dandenhanud 473 Paskhas Mayor Pas Anang Baskoro, senjata modern Oerlikon Skyshield MK2 tersebut adalah senjata buatan Swiss yang diproduksi pada tahun 2014 kemarin. Senjata ini diklaim sebagai misil yang sangat canggih bahkan digadang-gadang sebagai yang tercanggih di Dunia. Indonesia menjadi negara pertama yang membeli secara langsung dari pabrik Rheinmetall Air Defence Swiss.

Senjata penangkis serangan udara tercanggih di dunia ini bisa bekerja efektif sejauh empat kilometer serta mampu menghancurkan sasaran udara berupa pesawat jenis apapun. Bukan hanya itu saja, senjata ini juga dapat menghancurkan rudal, roket, dan mortir yang menyerang.

Hebatnya Pidato Jokowi Di Mata Dunia Presiden Ir. H. Joko Widodo Sebut PBB Tidak Berdaya; Jokowi menyebut bahwa negara-negara kaya yang hanya sekitar 20 persen penduduk dunia mampu menghabiskan 70 persen sumber daya bumi sehingga ketidakadilan menjadi nyata. Orang-orang di belahan bumi sebelah utara menikmati hidup super kaya, sementara 1,2 miliar penduduk dunia di sebelah selatan tidak berdaya dan berpenghasilan kurang dari 2 dolar per hari, inilah yang disebut ketidakadilan yang nyata di depan mata.

Presiden  Joko Widodo Mendukung Kemerdekaan Palestina; Dunia masih berutang kepada rakyat Palestina. Dunia pun tidak berdaya menyaksikan penderitaan rakyat Palestina yang hidup dalam ketakutan dan ketidakadilan akibat penjajahan yang berlangsung begitu lama. Bangsa-bangsa di Asia-Afrika tidak boleh berpaling dari penderitaan rakyat Palestina, kita harus terus berjuang bersama mereka. Kita harus mendukung lahirnya sebuah negara Palestina yang merdeka.

Semangat ini sangat pas dengan UUD 1945 di mana kemerdekaan adalah hak setiap bangsa dan penjajahan harus dihapus dari permukaan bumi manapun.  Presiden Ir. H. Joko Widodo Mengecam Bank Dunia ; Presiden Ir. H. Joko Widodo menyebut bahwa pandangan yang mengatakan bahwa persoalan ekonomi dunia hanya bisa diselesaikan oleh

5.                   Bank Dunia, IMF dan ADB adalah pandangan yang usang yang perlu dibuang. Pengelolaan ekonomi dunia tidak bisa hanya diserahkan kepada ketiga lembaga keuangan internasional itu. Kita wajib membangun sebuah tatanan ekonomi baru yang terbuka bagi kekuatan-kekuatan ekonomi baru. Kita mendesak dilakukannya reformasi arsitektur keuangan global untuk hilangkan dominasi kelompok negara atas negara-negara lain. Presiden Ir. H. Joko Widodo Tenggelamkan Kapal Asing Pencuri Ikan, Kesabaran pemerintah Indonesia agaknya sudah habis sehubungan dengan kian maraknya kasus pencurian ikan oleh kapal nelayan asing di perairan laut Indonesia.  Setiap tahun Indonesia menderita kerugian sekitar Rp.300 triliun akibat kasus pencurian oleh kapal asing. Jumlah itu sangat jauh dari pendapatan negara yang masuk dari sektor kelautan yang hanya Rp.300 miliar per tahun.  

Hitungan kerugian negara akibat 'illegal fishing' yang mencapai Rp300 triliun itu agaknya bukan sekedar isapan jempol, sebab menurut laporan tidak kurang dari 5.400 kapal asing beroperasi mencuri ikan di perairan laut Indoensia. Karena itu sangat beralasan Presiden Ir. H. Joko Widodo memerintahkan agar Tentara Nasional Indonesia dan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti untuk langsung menenggelamkan kapal-kapal yang tertangkap melakukan pencurian ikan di laut Indonesia.

Tercatat 132 kapal asing jenis perahu/sampan berhasil diamankan. Susi menyebutkan kelompok ini sebagai manusia perahu. Jumlahnya mencapai 400 orang dan berasal dari Malaysia dan Filipina.  Jokowi Berani Kritik Keras Ke Malaysia  Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia, menunjuk kantor pengacara Shamsuddin & Co untuk menggugat perusahaan RoboVac, yang dianggap  membuat iklan yang dinilai merendahkan tenaga kerja Indonesia. Perusahaan yang mempromosikan alat bantu pekerjaan rumah tangga di Malaysia itu memuat tulisan "Fire Your Indonesian maid" atau “Pecat pelayan Indonesia Anda”. Iklan ini beredar di media sosial. Walhasil, KBRI untuk Malaysia mengeluarkan protes atas iklan yang dianggap merendahkan martabat rakyat Indonesia tersebut.

Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Herman Prayitno, mengatakan KBRI melaporkan perusahaan RoboVac ke Polisi Diraja Malaysia, Selasa lalu. "Indonesia memprotes cara beriklan perusahaan robot pembersih RoboVac, yang sangat tidak sensitif dengan melecehkan rakyat Indonesia," tutur dia. KBRI juga sudah mengirim staf untuk memeriksa perusahaan pembuat iklan itu. Menurut Herman, Indonesia juga mendesak pemerintah Malaysia agar melarang peredaran iklan itu, baik berupa banner di depan kantor RoboVac maupun pada website perusahaan itu.  Aksi protes juga telah disampaikan lewat pemanggilan pihak Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, kemarin pagi, yang dihadiri oleh Wakil Duta Besar Malaysia Roseli Abdul.

6.                   Ditengah Perlambatan Ekonomi Jokowi Tekuk US Dolar Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini terus menguat. Mengutip data Bloomberg, Jumat, 5 Februari, gerak rupiah pagi ini dibuka menguat ke posisi Rp13.637 per USD jika dibandingkan dengan pergerakan kemarin di posisi Rp13.640 per USD. 

Pergerakan yang berfluktuatif membuat mata uang Garuda ini bergerak sedikit melemah lima poin atau setara 0,04 persen ke posisi Rp13.645 per USD. Adapun rentang gerak rupiah di kisaran Rp13.625-Rp13.678 per USD. Sementara itu, berdasarkan data Yahoo Finance, gerak rupiah melemah sebesar 5,50 poin atau setara 0,04 persen ke level Rp13.655 per USD jika dibandingkan dengan pembukaan sebesar Rp13.645 per USD. Sebelumnya, analis Samuel Sekuritas, Rangga Cipta menjelaskan investor menunggu data pertumbuhan domestik bruto (PDB) pada hari ini, diharapkan bisa mengangkat pergerakan rupiah ke zona positif.

"Pagi ini ditunggu pertumbuhan PDB kuartal IV-2015 yang  diperkirakan membaik dari 4,73 persen YoY ke 4,78 persen YoY (konsensus 4,80 persen YoY), optimisme, terutama di pasar saham, diperkirakan terangkat jika data pertumbuhan diumumkan membaik," jelas dia. Dia menjelaskan, kombinasi antara sentimen pelemahan dolar AS di pasar global, membaiknya harga komoditas, serta pulihnya prospek perekonomian domestik membuat penguatan aset berdenominasi rupiah tidak terhindarkan.

Dipuji Bloomberg; Presiden Ir. H. Joko Widodo Adalah Pengamat Canggih Peristiwa Internasional, Jauh Berbeda Dari SBY Analisa mengejutkan diungkap oleh Bloomberg media bisnis asal AS, yang menyebutkan bahwa Presiden Ir. H. Joko Widodo ternyata antithesis dari pemimpin Indonesia sebelumnya, bahkan hingga merujuk ke era orde baru.

Setelah beberapa bulan menjabat, Presiden Ir. H. Joko Widodo tidak hendak membuat semua orang senang, dalam artian dalam bisnis keuntungan yang dicari dalam deal per deal basis, bukan kesenangan satu pihak pada pihak lainnya.


Oleh karena itulah term politik bebas aktif di era pendahulunya hingga pada Presiden Soeharto, 

  kini digantikan lain, yakni “agresif profit”

Ini diperlihatkan Presiden Ir. H. Joko Widodo dalam diktumnya yang terkenal, “Untuk apa Indonesia mengikuti kegiatan pertemuan kepala negara jika berdiri paling pinggir, atau berposisi di belakang barisan.” Satu hal yang memberikan dirinya momentum pada saat Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika (22/04).

Pria asal Solo yang masa kecilnya senang bermain di tepian kali dalam kemiskinan umumnya orang Indonesia ini, mengkritik PBB, Bank Dunia, dan Dana Moneter Internasional (IMF), seolah tercabut rasa takutnya pada blok blok besar politik dan ekonomi dunia tersebut.  Jokowi bahkan telah meneken tinta dalam meningkatkan anggaran pertahanan, menaikkan upah tentara, dan memastikan jajaran militer mengupgrade alutista, di mana sebelumnya dirinya melalui Menteri Pudjiastuti memerintahkan kapal asing yang disita karena kasus ikan ilegal untuk dihancurkan, dan yang paling ramai diberitakan media asing, Jokowi menolak memberikan grasi pada dua penyelundup narkoba Australia yang minggu ini  siap di eksekusi, walaupun bisa merusak hubungan pertetanggaan dengan beberapa negara. Tindakan Presiden Ir. H. Joko Widodo ini jauh kontras dengan motto mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memiliki diktum “satu juta teman dan nol musuh,” di mana Indonesia berharap recehan datang, meskipun menjadi negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara, dan negara keempat terpadat di dunia.

FREDERIKUS GEBZE : "PRESIDEN JOKOWI DAN PEMIMPIN DUNIA"

  Berbagi Pengalaman dengan Generasi Muda Presiden Joko Widodo berbagi pengalamannya menjadi seorang wirausaha dalam acara ...